Dinamika Politik

No Comments


       Seiring dengan perubahan dinamika politik dan sisitem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam dinamika politik, memang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Jabatan Kepala Desa sejak lama ditentukan dengan cara dipilih langsung oleh masyarakat desa Tagangser daya, Biasanya bagi para calon Kepala Desa yang akan ikut pemilihan adalah orang yang punya kaitan dengan elit  desa tersebut, missal anak kepala desa terdahulu atau turunan dan keluarga. Hal ini tidak terlepas dari anggapan masyarakat banyak desa-desa bahwa jabatan Kepala Desa adalah jabatan garis tangan keluarga-keluarga tersebut. Ini yang biasa disebut Pulung –dalam khasanah Jawa bagi keluarga-keluarga tersebut.
            Kepala Desa merupakan suatu jabatan yang tidak serta merta diwariskan kepada putra seorang kepala desa. Kepala desa dipilih berdasarkan etos kerja, kejujuran , serta kedekatan dengan warga sekitar. Seorang kepala desa bisa diganti sebelum masa jabatannya habis, jika kepala desa melakukan hal-hal yang melanggar peraturan maupun norma-norma yang berlaku. Kepala desa juga bisa diganti jika berhalangan tetap.
            Saat ini, siapa saja yang merasa mampu meskipun dari latar belakang apapun asal berani mencalonkan diri, bisa menjadi calon kepala desa, tentu dengan syarat-syarat yang sudah di tentukan dalam perundang-undangan yang berlaku. Pilihan jabatan Kepala Desa terakhir yang dilaksanakan pada tahun 2012. Pada pilihan kepala desa saat itu tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi. Tercatat jumlah hak pilih sebanyak 2247 pemilih, dari jumlah itu sebanyak 2126 orang menggunakan hak pilihnya dengan dua calon kepala desa yang mengikuti pemilihan tersebut. Pilihan kepala desa bagi masyarakat Desa Tagangser Daya bagaikan acara perayaan desa.
            Pola kepemimpinan di Desa Tagangser dalam pengambilan keputusan berada di tangan Kepala Desa. Namun, semua dilakukan dengan mekanisme yang melibatkan pertimbangan dari masyarakat. Keterwakilan masyarakat di tingkat desa. Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di wilayah Desa Tagangser Daya mengedepankan pola kepemimpinan yang demokratis.
            Bedasarkan beberapa fakta diatas, dapat disimpulkan bahwa Desa Tagangser Daya mempunyai dinamika politik yang bagus. Hal ini terlihat dengan baik dari segi pola kepemimpinan, mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai dengan partisipasi masyarakat dalam menerapkan system politik demokratis ke dalam kehidupan politik lokal. Tetapi minat terhadap politik nasional terlihat kurang antusias. Hal ini dapat dimengerti dikarenakan dinamika politik nasional dalam kehidupan keseharian masyarakat Desa Tagangser Daya kurang mempunyai greget, terutama yang brekaitan dengan permasalahan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara langsung.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar